Kamis, 07 Agustus 2014

KONDISI POTENSI DAN PERMASALAHAN

PROFIL DESA 




Secara administrasi Desa Panjangrejo merupakan salah satu wilayah dari tiga desa yang ada di Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul dengan jumlah penduduk 10.074 jiwa yang terdiri dari : 4.793 jiwa laki-laki dan 5.321 jiwa perempuan :
peta desa pajangrejo

 

Kependudukan


Potensi Sumber Daya Manusia
Jumlah Laki-laki
4281 Orang
Jumlah Perempuan
4374 Orang
Jumlah Total
8655 Orang
Jumlah Kepala Keluarga
2780 Orang
Kepadatan Penduduk
1342 Per Km

Tenaga Keraja
Tenaga Kerja
Laki-Laki
Perempuan
Penduduk usia 18-56 tahun
1062
1124
Penduduk Usia 18-56 tahun yang bekerja
561
474
Penduduk usia 18-56 tahun yang belum bekerja  atau tidak bekerja
141
240
Penduduk usia 0-6 tahun
68
69
Penduduk masih  sekolah 7-18 th
821
845
Penduduk usia 56 tahun keatas
153
122
Jumlah
2806
2874
Jumlah  Total
5680


Angkatan Kerja


Mata Pencaharian
Orang
Petani
12.004 orang
Buruh tani
2.045 orang
Pengusaha
5  orang
Buruh industri dan lain-lain
2.972 orang
Pengrajin
437 orang
Pengangkutan
0 orang
Pegawai Negeri
1.510 orang
TNI/Polri
176 orang
Peternak
4.786 orang
Buruh bangunan
227 orang
Buruh pertambangan
511 orang
Nelayan
30 orang
Bengkel
61 orang
Toko
282 orang
Sablon
        4 orang
Pedagang
4.786 orang
Wilayah Desa Panjangrejo terdiri dari 16 Pedukuhan, Yaitu :
  1. Pedukuhan Grudo
  2. Pedukuhan Jamprit
  3. Pedukuhan Nglembu
  4. Pedukuhan Tarungan
  5. Pedukuhan Gedangan
  6. Pedukuhan Badan
  7. Pedukuhan Panjang
  8. Pedukuhan Soronanggan
  9. Pedukuhan Gedong
  10. Pedukuhan Watu
  11. Pedukuhan Jetis
  12. Pedukuhan Nglorong
  13. Pedukuhan Semampir
  14. Pedukuhan Krapyak Wetan
  15. Pedukuhan Krapyak Kulon
  16. Pedukuhan Gunungpuyuh
Luas Wilayah Desa Panjangrejo Kurang Lebih 528.3580 Ha dengan Batas-batas wilayah :
  • Sebelah Utara    : Desa Srihardono
  • Sebelah Selatan  : Desa Seloharjo dan Desa Donotirto
  • Sebelah Timur    : Desa Srihardono
  • Sebelah Barat    : Desa Mulyodadi dan Desa Sidomulyo
Secara geografis wilayah Desa Panjangrejo merupakan dataran rendah dan relatif subur, namun merupakan wilayah rawan banjir utamanya krapyak kulon, Pedukuhan Semampir, Pedukuhan Krapyak Wetan dan Pedukuhan Gunungpuyuh. Dan juga sebagai tempat Rawan Gempa Bumi di tahun 2006 terpusat di Pundong


Luas Wilayah Menurut Penggunaan


Luas pemukiman
-
ha/ m2
Luas persawahan
357.8884
ha/ m2
Luas perkebunan
1.4500
ha/ m2
Luas kuburan
4.5555
ha/ m2
Luas pekarangan
148.2060
ha/ m2
Luas taman
-
ha/ m2
Perkantoran
-
ha/ m2
Luas prasarana umum lainnya
12.5267
ha/ m2
Total luas
571.0000
ha/ m2

Tanah Sawah


Sawah irigasi teknis 357.8884 ha/ m2
Sawah irigasi ½ teknis - ha/ m2
Sawah tadah hujan - ha/ m2
Sawah pasang surut - ha/ m2
…………… - ha/ m2
Total luas 357.8884 Ha/ m2

Tanah Kering

ha/ m2
Tegal / ladang
1.45000
ha/ m2
Pemukiman
-
ha/ m2
Pekarangan
148.2060
ha/ m2
Kuburan
4.5555
ha/ m2
Total Luas
154.2115
ha/ m2

Tanah Basah

ha/ m2
Tanah rawa
-
ha/ m2
Pasang surut
-
ha/ m2
Lahan gambut
-
ha/ m2
Situ/waduk/danau
-
ha/ m2
…………..
-
Ha / m2
Total Luas
-
ha/ m2

  • Faktor Potensi dan Pendukung 
Dalam melakukan pembangunan maka yang menjadi potensi dan faktor pendukung di Desa Panjangrejo adalah :
  1. Letak geografis yang menguntungkan dalam jalur wisata Yogyakarta - Parangtritis
  2. Obyek wisata yang cukup beragam
  3. Situasi keamanan yang cukup terjamin
  4. Jenis industri rakyat dan industri kerajinan yang cukup bervariasi
  5. Kelompok-kelompok pertanian, perikanan, peternakan,dll
  6. Jumlah SDM yang relatif banyak
  7. Lokasi antar pengrajin yang tidak berjauhan
  8. Bahan baku masih mudah didapat
  9. Adanya berbagai bentuk kesenian tradisional yang masih aksis dengan kesenian asli daerah tersebut
  10. Masih terpeliharanya bentuk-bentuk upacara adat
  11. Terpeliharanya kerukunan kehidupan antar umat beragama
  • Permasalahan/Penghambat
Permasalahan / penghambat yang dihadapi adalah :
  1. Kualitas SDM yang masih perlu ditingkatkan
  2. Sarana komunikasi dan transportasi belum memadai
  3. Kesulitan dalam mengakse modal dan pemasaran secara langsung
  4. Manajemen yang belum profesional sehingga sering terjadi masalah, hingga saat ini menyangkut persaingan harga
  •  Peluang
Peluang-peluang yang masih mungkin diraih dalam rangka mendukung pelaksanaan pembangunan menuju Panjangrejo sebagai salah satu bagian dari Kecamatan Pundong sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi :
  1. Adanya minat Pariwisata yang tinggi pada masyarakat
  2. Peluang pasar yang relatif masih besar
  3. Produk industri kerajinan masih mungkin dikembangkan
  4. Masih adanya peluang masuk investor baru, untuk membuat pembibitan padi, tanaman keras ( buah-buahan ), ternak dll
  • Tantangan
Namun dalam mencapai tujuan tersebut masih ada beberapa tantangan antara lain :
  1. Bahan baku tanah liat suatu ketika akan habis
  2. Munculnya pesaing-pesaing baru
  3. Desa Panjangrejo termasuk daerah rawan bencana alam
  4. Belum punya Hak Paten
  5. Desain yang masih monoton
  6. Pengrajin sulit disatukan 

Potensi Pengembangan Wilayah


  PERTANIAN (  Tanaman Pangan Organik )
  Sebagian besar luas tanah desa Panjangrejo untuk pertanian

  INDUSTRI KERAJINAN
  1. Kerajinan keramik dan gerabah Dusun Watu,Jetis,Gedong,Semampir dan Gunungpuyuh
  2. Kerajinan tembaga di Dusun Krapyak Wetan
  3. Kerajinan teraso dari Dusun Nglembu
  4. Kerajinan bambu di dusun Soronanggan

  PARIWISATA
  1. Kesenian Nini Thowong dari Dusun Jamprit
  2. Kesenian Seni Reog “INGAS MUDA” dari Dusun Grudo
  3. Kesenian Hadroh dihampir semua Dusun di Desa Panjangrejo
  4. Kesenian Jathilan dari Dusun Jetis
  5. Kesenian Wayang Orang di dusun Krapyak Wetan
  6. Kesenian Gejog Lesung dari Dusun Watu

  KULINER
  1. Industri makanan tradisional Geplak dan kerupuk di Dusun Nglembu
  2. Industri rumahan pembuatan tempe hampir disemua pedukuhan
  3. Industri Nata decoco dan roti di dusun Panjang
  4. Industri Keripik bonggol pisang dan telur asin di dusun Soronanggan dan  Gedong

STRATEGI YANG DILAKUKAN

Untuk mewujudkan Panjangrejo Makmur Hal yang dilakukan :
Pemberdayaan Masyarakat secara Maksimal dalam Perencanaan , Pelaksanaan maupun pengawasan. Adapun Peran Pemerintah hanya sebagai Fasilitator

Program Strategi yang dilakukan untuk mencapai tujuan Panjangreo Makmur adalah Program Jangka Panjang dan Program Jangka Pendek
 
  •  PROGRAM JANGKA PENDEK
  1. Inventaris potensi wisata dan industri rakyat yang ada
  2. Memperkuat lembaga yang sudah ada
  3. Meningkatkan kwalitas SDM pelaku usaha dan Aparat Pemerintahan
  4. Sosialisasi dan promosi kepada masyarakat dan dunia usaha
  5. Menjalin kerjasama dengan pemilik modal
  6. Membangun dan mengembangkan sarana komunikasi
  7. Memperbaiki dan meningkatkan sarana perdagangan 
  8. Menmperbaiki dan meningkatkan sarana perhubungan
  9. Memperbaiki tata ruang pamer dan promosi
  10. Meningkatkan hasil pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan
  11. Meningkatkan kerukunan antar umat beragama
  12. Normalisasi jaringan irigrasi dan tegal
  13. Revitalisasi pasar dan lingkungan
  •  PROGRAM JANGKA PANJANG
  1. Menjadi produk-produk unggulan menjadi produk andalan
  2. Menjalin kerjasama dengan investor dalam negeri dan luar negeri
  3. Mengembangkan jaringan internet sampai pada pengusaha dan pengrajin

Rabu, 06 Agustus 2014

VISI dan MISI

Visi dan Misi Desa Panjangrejo adalah untuk memberikan dasar dan gambaran tentang keadaan yang diinginkan pada waktu yang akan datang dengan melihat potensi dan situasi yang ada pada saat ini.

VISI DESA PANJANGREJO :
TERWUJUDNYA SEKTOR PARIWISATA/PERTANIAN SEBAGAI SEKTOR UNGGULAN PEREKONOMIAN

SLOGAN :
PANJANGREJO MAKMUR

  • M    :  Menuju
  • A     :  Agrobisnis
  • K     :  Kemakmuran dan Kesejahteraan
  • M     :  Mandiri
  • U      :  Untuk
  • R       :  Rakyat

MISI DESA PANJANGREJO :

  1. Mengentaskan kemiskinan di wilayah rawan banjir dan daerah petensi pertanian dengan melalui pemerataan pembangunan
  2. Mendorong tumbuh berkembangnya industri kecil, kerajinan, mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi, dalam rangka mendukung sektor Pariwisata dengan tetap menjaga kelestarian dan kwalitas sumber daya alam
  3. Memperluas lapangan kerja yang memberikan penghasilan yang cukup bagi masyarakat
  4. Menciptakan situasi yang kondusif bagi partisipasi masyarakat dalam membangun yang didukung dengan pelayanan pemerintah yang prima
  5. Meningkatkan kwalitas SDM
  6. Memfasilitasi antara pengusaha dengan pemodal/investor
  7. Meningkatkan ketahanan pangan yang berwawasan agrobisnis
  8. Membentuk masyarakat sadar wisata
  9. Meningkatkan sarana dan prasarana transportasi dan komunikasi
  10. Meningkatkan kwal;itas kehidupan beragama